Islamic Digest

Peradaban Tanah Sahara Kembangkan Metalurgi dan Penggalian

14 August 2017



Teknologi ini jadi salah satu yang paling penting di Afrika sebelum masa kolonial Eropa. Dalam teknologi ini, masyarakat Nubia adalah pakarnya. Mereka dulu tinggal di tempat yang sekarang bernama Sudan dan Mesir Utara. Contoh, tidak terhitung menunjukkan masyara kat Nubia adalah orang yang mengerti proses survei wilayah dan teknis.

Salah satu pusat wilayah Nubia, Meroe di sebut-sebut sebagai kota yang luar biasa. Di si ni, pusat teknologi metal berkembang pesat. Mulai dari besi, perunggu hingga beragam ba tuan berharga. Bahkan, makam-makam pada masa itu pun berlapis metal.

Teknologi ini pun menyebar ke mana-mana seperti ke Mesir Kuno, Kekaisaran Yunani- Romawi, hingga masyarakat Aksum (100-700 M) yang tinggal di wilayah yang saat ini berna ma Ethiopia dan Dataran Tinggi Eritrea. Teknologi bahkan, merambah ke ekstraksi granit. Masyarakat Aksum meningkat pamor nya karena pengetahuan mereka pada bidang ini. Hingga saat ini, Afrika masih terkenal sebagai tanah dengan beragam batuan berharga.

Ber lian terbesar dan terindah ada di dalam perutnya.Di samping metal, masyarakat Afrika pun menambang emas, perak, tembaga, dan perunggu. Masa jaya ini terus berlangsung hingga abad 19. Tidak hanya di satu tempat, teknologi menyebar hingga Kepulauan Komoro dan Madagaskar.

Situs warisan dunia UNESCO, Djenne- Djen no di Mali menunjukkan, teknologi meta lurgi tiba di Afrika Barat pada milenium perta ma sebelum Masehi. Pada milenium pertama Mase, produksi besi dirasa terlalu besar se hingga ide ekspor pun muncul.

Banyak masyarakat dari Afrika Selatan kemudian bertindak sebagai eksportir metal di awal milenium kedua. Beragam peralatan per tanian, senjata, perhiasan dari metal ditemukan di berbagai situs arkeologi di sana.