Ekonomi

Mengoptimalkan Sedekah, Solusi Mengatasi Kesenjangan Ekonomi Umat

28 April 2017



Dengan semakin banyaknya sedekah, maka akan bisa menurunkan kesenjangan. Jumlah orang-orang miskin pun akan semakin berkurang.

Anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) – Ahmad Satori Ismail mengatakan, kesenjangan sosial di Indonesia hingga saat ini masih tinggi. Gini ratio yang diungkap oleh Badan Pusat Statistik (BPS) per akhir September 2016, yaitu sebesar 0,397 poin. Jika ketimpangan ini terus meningkat maka dapat mengancam keamanan suatu bangsa.
Namun, Ahmad Satori tetap meyakini kesenjangan ekonomi tersebut dapat dikurangi. Asalkan, sedekah umat harus terus meningkat secara tajam.

“Kalau sedekahnya meningkat secara tajam, maka pasti akan bisa untuk mengentaskan kemiskinan,” ujar Ahmad Satori saat menjadi pembicara pada Kongres Ekonomi Umat di Hotel Grand Sahid, Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut Ahmad Satori, dengan meningkatnya sedekah dari orang kaya, maka akan menurunkan gini ratio (kesenjangan). Sehingga ekonomi umat akan lebih meningkat melalui sedekah tersebut. Ekonomi umat akan semakin bergairah, dan orang-orang miskin akan semakin berkurang.

Ahmad Satori lalu menghimbau, umat harus bisa meniru apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW. Termasuk ketika Rasulullah membangun peradaban di bidang-bidang ekonomi. “Nabi (Muhammad) saja ekonom, masa umatnya tidak ahli di ekonomi,” tukasnya.

Bahkan, kata Ahmad, sembilan dari 10 sahabat yang dijaminkan Rasulullah untuk masuk surga, merupakan pebisnis besar. Itu semakin menguatkan bukti, kalau bidang ekonomi bagi umat Islam memang sangat penting.

Ahmad menjelaskan, Kongres Ekonomi Umat ini lebih difokuskan untuk membahas ekonomi umat dalam upaya mengatasi kesenjangan.

“Sangat nyata sekali, umat Muslim Indonesia sebanyak 80 persen cuma memiliki aset kurang dari 20 persen. Jadi, ini memang perlu sekali pembahasan ekonomi umat lebih difokuskan sebagai upaya untuk mendorong kebangkitan ekonomi umat Muslim Indonesia,” ujar Ahmad.

Sementara, Ketua Badan Pengurus Lazis Muhammadiyah Pusat, Hilman Latif mengatakan, bahwa untuk mengurangi kesenjangan sosial pemerintah harus menyediakan akses terhadap ekonomi. “Ketersediaan akses terhadap ekonomi yang saat terbatas. Ini yang harus diperkuat dan diperbanyak,” kata Hilman saat juga menjadi pembicara pada Kongres Ekonomi Umat tersebut.

Lebih lanjut Hilman menuturkan, pemerintah perlu bahu membahu dengan elemen masyarakat dan lembaga keuangan untuk memberikan akivitas ekonomi yang mandiri kepada umat, meskipun dalam skala mikro. Kegiatan sosialisasi juga harus terus digencarkan.

The post Mengoptimalkan Sedekah, Solusi Mengatasi Kesenjangan Ekonomi Umat appeared first on Ekonomi Syariah.