Kolom

10 Prinsip Pembelajaran Unggul Menurut QS. Ali Imran:190-191

20 July 2017



Bahrul Ulum Bahrul Ulum MAN Insan Cendekia Serpong

Presentasi M. Bahrul Ulum Lc guru Bahasa Arab MAN Insan Cendekia Serpong di acara The International Conference on Arabic Language Education and Literature and Islamic Values ; between Expectation and Realitation At Indonesia University of Education, Bandung, Indonesia 11-12 November 2016.

QS. Ali Imran ayat 190-191

Sepuluh Prinsip Dasar Pembelajaran Unggul :
1. Alam semesta merupakan buku ilmu pengetahuan yang selalu terbuka untuk dipelajari.

2. Pengamatan ilmiah terhadap fenomena-fenomena alam semesta dan kekaguman terhadap hukum-hukum yang mengaturnya dapat memunculkan getaran-getaran jiwa (spiritualitas) dalam diri manusia.

3. Pengamatan ilmiah terhadap fenomena-fenomena alam seharusnya dapat mengantarkan seseorang pada suatu kesadaran tentang keberadaan Suatu Kekuatan Yang Maha Besar yang menciptakan alam semesta ini, yaitu Allah swt.

4. Pengamatan ilmiah terhadap fenomena-fenomena di alam semesta seharusnya dilakukan dengan bahasa alam semesta itu sendiri (ilmu pengetahuan dan sain).

5. Aktifitas berpikir dalam pengamatan ilmiah terhadap fenomena-fenomena di alam semesta seharusnya diikuti juga dengan aktifitas berdzikir (mengingat) kepada Allah swt. Sang Pencipta.

6. Aktifitas berpikir dalam pengamatan ilmiah terhadap fenomena-fenomena di alam semesta merupakan inti dari ibadah dan berdzikir kepada Allah swt.

7. Aktifitas dzikir yang dilakukan bersamaan dengan aktifitas berpikir mengenai fenomena-fenomena alam semesta akan membantu seseorang menemukan rahasia-rahasia dan hakekat-hakekat yang tersembunyi dibaliknya.

8. Ada kemungkinan yang besar, dimana seseorang tekun melakukan aktifitas berpikir mengenai fenomena-fenomena di alam semesta, sementara qalbunya lalai dari mengingat Dzat yang menciptakan semuanya itu. Hal ini disebabkan karena akal terlalu fokus terhadap obyek kajian yang kasat mata sedangkan qalbu melupakan aktifitas dzikir.

9. Aktifitas dzikir dan pikir yang dilakukan secara tepat dalam waktu yang bersamaan akan lebih mendatangkan faedah yang lebih sempurna baik di dunia maupun akhirat (kesimbangan aspek –aspek kognitif, psikomotorik dan spiritual).

10. Aktifitas pikir semata yang tidak disertai dengan aktifitas dzikir akan menjauhkan seseorang dari keimanan kepada Allah swt. Sang Pencipta.

Untuk memahami lebih komperhensif silakan download slide Pdf 47 hal Slide 10 Prinsip Pembelajaran Unggul – M. Bahrul Ulum Lc