Kolom

Platform Ekonomi Syariah ID 2.0

28 July 2017



Arif Abdullah A Business & Industrial Consultant | Birmingham, UK

Mengingat diskusi MES UK dua tahun lalu tentang platform ekonomi syariah project IDB dengan BAPENAS.

Terimakasih pak jokowi, pak JK, bu sri mulyani, walau platform ekonomi syariah ditolak awal-awal, ternyata disaat kepepet begini banyak juga yang tereksekusi.

Insyaallah dua periode lagi, siapapun presidennya Indonesia semakin mature dan siap dengan ekonomi syariah.

Saat ini kita masuk ke periode ekonomi syariah diperkenalkan dalam tata kelola pemerintahan (seperti wacana yang didiskusikan pada TALK Insight KIBAR awal tahun lalu). Periode sebelumnya masyarakat hanya tahu ekonomi syariah hanya bank, dan asuransi, ini cerita berikutnya.

80T dana yang besar, akan muncul kontrol alami dari masyarakat, tahun depan akan sulit bu Sri berkata semua hutang atau sumber pendanaan dan peruntukannya tercampur, seperti yang disampaikan skrg.

Sumber dan penyaluran harus dipilah, pajak pun harus lebih hati-hati tidak bisa sekedar hitungan letak angka.

Tahun ini bicara pendanaan APBN defensif tentang harus adanya hutang, tahun depan akan mulai bicara alternatif pendanaan baik sukuk, musyarakah, bahkan hingga syariah investement board; untuk memisahkan yang halal.

— “man ghasana falaysa minna”.